Chapter 6
Rahasia di Balik Bengkel dan Tembok Tipis Ana - 31 Mei 2026 - 3.738 kata
POV Ana Aku terpaku di depan wastafel, menatap air yang mengucur pelan dari keran. Di sampingku, tumpukan piring dan gelas kotor milik Pak Sano tampak begitu berantakan—pemandangan yang selalu memicu rasa iba di hatiku. Terbayang betapa sunyinya hidup duda tua ini; tinggal sendirian tanpa ada yang mengurus hal-hal kecil seperti piring kotor. Tanpa pikir panjang, aku mulai menyingsingkan lengan baju untuk meringankan bebannya. Tidak ada firasat buruk sedikit pun; tanganku hanya bergerak rutin membilas busa sabun, sementara pikiranku melayang jauh pada Firman yang mungkin sedang berpeluh di bengkel. Lalu, tepat di saat aku baru saja meraih gelas terakhir, duniaku seolah berhenti. Sepasang tangan besar tiba-tiba melingkar erat di pinggangku dari belakang. Aku tersentak hebat; tubuhku mendadak kaku seperti batu. Aku mengenali tekstur tangan itu—kasar, hangat, dan sangat berat. Jantungku berdegup liar karena rasa tidak percaya. Bagaimana mungkin ia berani berbuat sejauh ini padaku? Lalu aku merasakan benda tumpul yang cukup keras dan panjang menekan bokongku dari belakang, tepat di balik rok merahku. Aku tahu persis apa itu. Karena panik, aku langsung mencoba melepas pelukannya, tubuhku bergerak gelisah. “Pak… lepas… tolong lepas... lepasiin..!” bisikku parau. Suaraku nyaris hilang karena tenggorokanku mendadak kering. Aku mulai meronta, bahuku bergerak keras, tapi Pak Sano
Chapter ini membutuhkan 1 Ink untuk dibaca. Saldo kamu saat ini 0 Ink.
Akses chapter ini bersifat pribadi dan dilindungi hak cipta. Distribusi ulang tanpa izin tidak diperbolehkan.
Masuk untuk MembeliKonten LGU dilindungi hak cipta dan hanya untuk akses pribadi di platform ini.