Chapter 37
Istriku Sang Terapis - 10 September 2026 - 8.793 kata
Begitu kedua kaki Ayu melintasi lantai kamar mandi yang licin, pintu plastik di belakangnya terdorong menutup rapat. Brak!. Bunyi kancing pintu merapat. “Eh—Pak!” Punggung Ayu langsung menabrak daun pintu. Tangannya refleks mendekap handuk tebal yang masih dipegangnya, tapi ruang geraknya langsung habis. Pak Danang sudah berdiri mengurungnya. Kedua telapak tangan pria itu bertumpu di pintu, tepat di kanan dan kiri bahu Ayu, menjebak wanita itu dalam rengkuhan aroma sabun mandi dan uap hangat yang lembap. Ayu mendongak, matanya membelalak kaget. Namun pandangannya tanpa sengaja meluncur turun. Melewati leher yang masih basah, dada bidang yang dipenuhi sisa bulir air, perut yang liat... lalu berhenti di bawah sana. Hanya sepersekian detik. Cukup untuk membuat darahnya berdesir hebat ke seluruh tubuh. Kontol Pak Danang berdiri tegak tanpa sehelai benang pun, mengacung tegang dan berdenyut kaku beberapa senti saja dari lipatan dasternya. Pipi Ayu seketika memerah padam, panas menyengat sampai ke telinga. “Ya ampun, Pak Danang!” Ayu buru-buru membuang muka ke samping, menyodorkan handuk itu kasar-kasar ke dada telanjang Danang. “Nih! Dipakai dulu, astaga!” Pak Danang malah terkekeh rendah, sama sekali tidak merasa perlu menutupi tubuhnya. “Lha, tadi katanya nganter handuk?” “Iya, nganter!” Ayu melirik galak dari sudut mata, mati-matian menghindari pemandangan di bawah
Chapter ini membutuhkan 9 Ink untuk dibaca. Saldo kamu saat ini 0 Ink.
Akses chapter ini bersifat pribadi dan dilindungi hak cipta. Distribusi ulang tanpa izin tidak diperbolehkan.
Masuk untuk MembeliKonten LGU dilindungi hak cipta dan hanya untuk akses pribadi di platform ini.