Chapter 36
Istriku Sang Terapis - 10 September 2026 - 1.623 kata
Pelukan Pak Danang akhirnya melonggar saat Ayu menggeliat pelan, berusaha mengurai diri dari rengkuhannya. “Beneran ini, Pak,” bisik Ayu. Napasnya belum sepenuhnya tenang, tapi rengekan manjanya pelan-pelan bergeser menjadi omelan beneran. “Udah sore, lho ini...” Bukannya langsung melepas, tangan Pak Danang masih sempat menahan pinggangnya beberapa detik sebelum benar-benar mengikhlaskannya untuk bangkit. Ayu buru-buru berdiri dan merapikan tubuhnya. Jemarinya menyisir cepat rambut yang mencuat berantakan, lalu menarik ujung dasternya ke bawah sambil membuang napas panjang. Begitu pandangannya menyapu ruang tamu, darahnya kembali berdesir hangat. Dua gelas kosong di meja, posisi bantal sofa yang sudah melenceng jauh, kantong oleh-oleh—semuanya kelewat kontras dengan apa yang baru saja mereka selesaikan. “Bapak tuh ya…” sungut Ayu pelan, bibirnya mencebik. Pak Danang menoleh santai. “Kenapa lagi, hmmm?” Ayu sempat membuka mulut, tapi buru-buru mengatupkannya lagi saat melihat senyum tanpa beban di wajah pria itu. “Udah aahhh... nggak jadi!” Kekeh pelan lolos dari bibir Pak Danang. “Tuh kan, ketawa terus...” Mencoba mengalihkan salah tingkah, Ayu meraih dua gelas di meja sekaligus dan melangkah buru-buru, seolah kalau dia bergerak cepat, atmosfer ruang tamu bisa mendadak kembali normal. Baru dua jengkal kakinya mengarah ke dapur, suara Pak Danang menahan langkahnya dari belakang. “Oh iya, Mbak.” Ayu menoleh malas.
Chapter ini membutuhkan 2 Ink untuk dibaca. Saldo kamu saat ini 0 Ink.
Akses chapter ini bersifat pribadi dan dilindungi hak cipta. Distribusi ulang tanpa izin tidak diperbolehkan.
Masuk untuk MembeliKonten LGU dilindungi hak cipta dan hanya untuk akses pribadi di platform ini.