Chapter 29
Istriku Sang Terapis - 21 Agustus 2026 - 5.698 kata
“Kalau... pakai pengaman—” “Nggak...” Jawaban Ayu memotong kalimat Pak Danang begitu cepat, tajam dan tersengal, sampai lelaki itu belum sempat menyelesaikan kata-katanya. Tangannya ikut bergerak refleks. Dari balik lubang kunci yang sempit, aku melihat jemari lentik Ayu langsung mencengkeram pergelangan tangan Pak Danang yang tadi mulai mengarah ke nakas. Bukan sentuhan manja atau rayuan halus seperti beberapa menit sebelumnya. Jari-jarinya melingkar kuat di sana, buku-buku jarinya memutih, ibu jarinya menekan urat nadi pergelangan lelaki itu seolah ingin memastikan dan mematikan seluruh pergerakannya di tempat. Pak Danang berhenti. Tapi napasnya tidak. Dada telanjang lelaki itu kembang-kempis dengan ritme yang berat dan memburu. Bahunya yang tegap terangkat setiap kali ia menyedot udara kamar yang kian pengap dan lembap oleh aroma minyak terapi cendana serta uap keringat. Dari celah kayu pintu yang berjarak hanya dua meter, embusan udara panas dan kasar yang keluar dari hidungnya terdengar begitu nyata, menghantam gendang telingaku seperti cambuk. “Hhh...” Suara tarikan napas itu serak, pekat, dan sarat tuntutan. Bukan suara pria yang berniat mengalah. Ayu pun tidak jauh berbeda. Di bawah kurungan bayangan tubuh kekar itu, dada istriku naik-turun sangat cepat. Keringat halus membuat kulit leher dan bahunya berkilau keemasan diterpa temaram lampu tidur, beberapa helai rambutnya yang
Chapter ini membutuhkan 6 Ink untuk dibaca. Saldo kamu saat ini 0 Ink.
Akses chapter ini bersifat pribadi dan dilindungi hak cipta. Distribusi ulang tanpa izin tidak diperbolehkan.
Masuk untuk MembeliKonten LGU dilindungi hak cipta dan hanya untuk akses pribadi di platform ini.