Chapter 30
Istriku Sang Terapis - 25 Agustus 2026 - 4.812 kata
Suara pegangan pintu dari arah kamar utama akhirnya berputar. Klik. Aku yang sejak tadi duduk di tepian ranjang terapi langsung menegakkan kepala. Bunyi kecil itu memecah kesunyian yang sejak tadi hanya diisi dengung pendingin ruangan dan detak jam dari ruang tengah. Tanganku masih mencengkeram ujung seprai putih yang sudah kurapikan berkali-kali. Sudut kainnya tertarik terlalu tegang karena terus kuremas setiap kali telingaku menangkap suara dari arah kamar utama. Ayu melangkah keluar lebih dulu. Rambut hitamnya sudah digulung kembali ke atas, meski beberapa helai anak rambut tampak basah dan menempel di sekitar pelipis. Pakaiannya terpasang rapi seperti biasa. Raut wajahnya menyiratkan sisa lelah dengan semburat merah tipis yang masih membekas di tulang pipi. Seandainya aku tidak menyaksikan sendiri apa yang terjadi beberapa menit sebelumnya di balik lubang kunci, aku tentu hanya akan mengira ia baru saja kehabisan tenaga melayani klien yang rewel. Lalu, pandangannya beralih ke arah ruang terapi. Tatapan kami beradu. Langkah kaki Ayu tertahan sepersekian detik. "Mas..." panggilnya lirih. "Hmmm?" Ia melangkah mendekat. Aku sempat mengira Ayu akan membuang muka atau terlihat canggung saat mendekat. Nyatanya tidak. Begitu tiba di sampingku, matanya justru langsung jatuh pada handuk kecil yang sengaja kuletakkan di atas meja. "Ketemu?" tanyanya lembut. "Ketemu." Ayu
Chapter ini membutuhkan 1 Ink untuk dibaca. Saldo kamu saat ini 0 Ink.
Akses chapter ini bersifat pribadi dan dilindungi hak cipta. Distribusi ulang tanpa izin tidak diperbolehkan.
Masuk untuk MembeliKonten LGU dilindungi hak cipta dan hanya untuk akses pribadi di platform ini.