Chapter 60
Rahasia di Balik Bengkel dan Tembok Tipis Ana - 3 Agustus 2026 - 4.168 kata
Farhan kembali merangkak keluar dari bingkai foto sebelum Firman sempat menekan tombol kamera di ponselnya. “Farhan…, sini dulu sebentar.” Firman mengejarnya dua langkah, lalu mengangkat tubuh kecil itu dari belakang. “Foto sebentar sama kakak.” Farhan tertawa sambil menendang-nendangkan kakinya. Mobil-mobilan plastik merah di tangannya hampir terlepas, tetapi Cynthia buru-buru menangkapnya. “Dedek nggak bisa diam, Yah…” “Namanya juga masih kecil.” “Tapi dari tadi gerak terus.” Firman menggendong Farhan kembali ke depan bengkel. Anak laki-laki yang belum genap dua tahun itu langsung menjulurkan tangannya, meraih papan nama baru yang dipasang tidak terlalu tinggi di dinding. BENGKEL FIRMAN MOTOR Cat hitam pada beberapa hurufnya masih terlihat lebih mengkilap dibandingkan bagian lain. Papan kayu itu baru dibuat seminggu lalu oleh tukang cat dekat pasar. Sederhana, tanpa gambar motor atau nomor telepon besar. Cynthia berdiri di bawah papan itu dengan seragam TK. Tas bergambar kelinci masih menggantung di kedua bahunya. Rambutnya diikat dua, tetapi ikatan sebelah kiri mulai turun karena Farhan berkali-kali menariknya sejak pagi. “Sudah, berdiri di sebelah sana,” kata Firman sambil menunjuk sisi kanan papan. “Pegang tangan Farhan.” “Kalau dia lari lagi gimana?” “Jangan dilepas.” Firman menurunkan Farhan. Cynthia langsung menggenggam jemari adiknya rapat-rapat dengan kedua tangan, meski anak kecil itu masih berusaha
Chapter ini membutuhkan 4 Ink untuk dibaca. Saldo kamu saat ini 0 Ink.
Akses chapter ini bersifat pribadi dan dilindungi hak cipta. Distribusi ulang tanpa izin tidak diperbolehkan.
Masuk untuk MembeliKonten LGU dilindungi hak cipta dan hanya untuk akses pribadi di platform ini.