Chapter 1
Rahasia di Balik Bengkel dan Tembok Tipis Ana - 31 Mei 2026 - 2.236 kata
PERINGATAN KONTEN (21+) Karya ini mengandung tema dewasa, manipulasi psikologis, dan pengkhianatan dalam rumah tangga yang mungkin memicu ketidaknyamanan bagi sebagian pembaca. Ana terbaring telentang di lantai yang dingin. Tubuhnya panas, napasnya tersengal. Seorang pria tua menindihnya dengan berat. Ia tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas — hanya sebuah bayangan gelap yang menutupi cahaya yang redup. Tapi ia bisa merasakan semuanya. Tangan pria itu besar, kasar, penuh noda oli hitam yang lengket. Jari-jarinya yang berurat mencengkeram pinggang Ana dengan kuat, menahan tubuhnya agar tak bisa bergerak. Perutnya buncit, menekan perut Ana saat ia mendorong pinggulnya ke depan. Kulitnya sawo matang, sedikit keriput di punggung tangan dan lengan, tapi kekuatannya masih cukup kuat. Penis pria itu besar, panas, dan berurat tebal. Ia mendorong masuk perlahan ke dalam vagina Ana, membelah dinding dalam yang rapat dengan tekanan yang tak terbendung. Setiap inci yang masuk terasa jelas — kepala penis yang besar meregangkan bibir vaginanya, urat-uratnya menggesek dinding sensitif dengan gesekan kasar yang panas, hingga pangkalnya menghantam dalam-dalam. AHHHHHH.... UUUUUHHHHHH.... OOOHHHHHH.......... “Ahh…” Ana meringis, tubuhnya menggeliat di lantai dingin. Payudaranya bergoyang setiap kali pria itu menghujam. Kontolnya keluar masuk dengan ritme yang lambat tapi kuat, plok… plok… plok… suara basah daging bertemu daging
Chapter ini membutuhkan 1 Ink untuk dibaca. Saldo kamu saat ini 0 Ink.
Akses chapter ini bersifat pribadi dan dilindungi hak cipta. Distribusi ulang tanpa izin tidak diperbolehkan.
Masuk untuk MembeliKonten LGU dilindungi hak cipta dan hanya untuk akses pribadi di platform ini.