Chapter 45
Istriku Sang Terapis - 2 Oktober 2026 - 7.470 kata
AFTER STORY 1 — Menghadap Sini Konflik utama Istriku Sang Terapis berakhir di Chapter 40 . Bagian setelah ini mengikuti kehidupan Wawan dan Ayu dalam cerita yang lebih ringan dan domestik ( Slice of life ). Air masih menetes dari ujung rambut ketika aku melangkah keluar dari kamar mandi. Handuk kecil tersampir seadanya di pundak kiri, kaus oblong belum sempat kupakai, hanya celana kain rumahan yang kutarik terburu-buru sampai batas pinggang. Aku berjalan santai memotong lorong sembari mengeringkan kepala dengan satu tangan. Baru tiga langkah melintas, suara itu memotong dari arah samping. “Iihh... Mamasss!” Langkahku sontak mati. “Apa?” Ayu sudah berdiri bersandar di rak dapur, sendok kayu masih teracung di tangan kanannya. Dahinya berkerut rapat bahkan sebelum aku sempat menduga kesalahanku apa. “Basah lantainyaaa!” Aku menunduk. Jejak telapak kakiku yang lembap tercetak jelas di atas ubin putih, memanjang lurus dari ambang pintu kamar mandi sampai hampir menyentuh pintu kamar tidur. “Oh...” “‘Oh’ doang?!” Aku baru berniat melangkah lagi ketika Ayu menyongsong cepat. Ujung jarinya mendarat telak di pinggang kananku. “Aww! Sakit, Yang….” Aku refleks berkelit menjauh. “Udah dibilang berapa kali, kaki tuh dilap dulu di keset!” “Iya, iya...” “Liat tuh.” Tangannya yang bebas menuding ubin. “Licin tau!” “Iyaaa, nanti aku
Chapter ini membutuhkan 8 Ink untuk dibaca. Saldo kamu saat ini 0 Ink.
Akses chapter ini bersifat pribadi dan dilindungi hak cipta. Distribusi ulang tanpa izin tidak diperbolehkan.
Masuk untuk MembeliKonten LGU dilindungi hak cipta dan hanya untuk akses pribadi di platform ini.